Seperti yang kita sudah ketahui, asuransi adalah perjanjian antara dua pihak untuk memindahkan risiko ke perusahaan asuransi terhadap kerugian yang dialami pemegang polis, maka penting untuk Anda mengasuransikan aset Anda, khususnya aset yang memberikan kerugian yang besar bila rusak atau hilang. Apa saja aset yang perlu diasuransikan?
1. Kesehatan
Asuransi kesehatan memberikan perlindungan finansial untuk biaya kesehatan seperti perawatan rawat inap di rumah sakit, termasuk tindakan operasi agar Anda tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar saat terjadi risiko jatuh sakit. Bergantung pada produk asuransinya, terkadang ada yang menanggung pengobatan rawat jalan juga. Sistem pembayaran klaim dapat berupa cashless maupun penggantian (reimburse).
2. Kendaraan
Kendaraan bermotor menjadi aset yang dapat mengalami kerusakan saat digunakan, sehingga asuransi kendaraan memberikan perlindungan finansial terhadap kerusakan kendaraan dan kerugian yang mungkin terjadi akibat kecelakaan atau tindakan kriminal seperti pencurian dan perampokan.
3. Rumah
Asuransi rumah adalah jenis asuransi yang memberikan perlindungan finansial terhadap kerusakan atau kehilangan yang terjadi pada rumah dan isinya akibat risiko yang terjadi seperti kebakaran, pencurian, banjir atau gempa bumi. Saat terjadi risiko, maka Anda tidak perlu mengalami kerugian lebih lagi karena harus membayar biaya perbaikan.
4. Pendapatan
Asuransi pendapatan (income protection insurance) atau asuransi penyakit kritis adalah jenis asuransi yang memberikan perlindungan terhadap kehilangan pendapatan yang umumnya berakibat dari kecacatan atau penyakit berat yang membuat seseorang tidak dapat bekerja untuk sementara waktu atau secara permanen. Ketika Anda mengalami salah satu dari penyakit berat, maka uang pertanggungan atau uang santunan akan menggantikan pendapatan Anda karena tidak dapat bekerja lagi.
5. Jiwa
Asuransi jiwa memberikan manfaat finansial pada ahli waris atau penerima manfaat apabila pemegang polis meninggal dunia. Tujuannya adalah memberikan perlindungan finansial bagi keluarga dan orang yang dicintai dari beban finansial yang mungkin timbul akibat kehilangan pendapatan dari pemegang polis saat meninggal dunia.
Selain asuransi di atas, terdapat beberapa jenis asuransi lainnya yang bermanfaat, seperti:
1. Pendidikan
Asuransi pendidikan memberikan perlindungan finansial bagi anak-anak untuk pendidikan di masa depan. Tujuannya adalah memastikan ketersediaan dana pendidikan bagi anak apabila pemegang polis (umumnya orang tua) meninggal sebelum pendidikan dimulai, sehingga sang anak diharapkan dapat melanjutkan pendidikannya dengan dana pendidikan tersebut.
2. Profesi
Asuransi profesi adalah asuransi yang mencakup risiko yang dihadapi oleh seorang profesional, umumnya petugas kesehatan seperti dokter, perawat atau bidan, dalam melakukan pekerjaan mereka. Ini termasuk risiko hukum, seperti tuntutan malpraktik, serta risiko keuangan, seperti kerugian yang diakibatkan oleh kelalaian.
3. Perjalanan
Asuransi perjalanan memberikan perlindungan finansial terhadap risiko yang mungkin terjadi saat bepergian seperti kehilangan bagasi, keterlambatan penerbangan, dan kecelakaan yang berhubungan dengan perjalanan yang ditempuh.
4. Nelayan
Asuransi khusus untuk nelayan yang melindungi para nelayan dalam usaha penangkapan ikan yang mencakup perlindungan jiwa, kecatatan dan kecelakaan akibat melakukan pekerjaannya.
5. Hewan peliharaan
Pemilik anjing dan kucing dapat memberikan perlindungan terhadap hewan kesayangannya dalam bentuk perlindungan jiwa, rawat inap, hingga kerugian yang timbul apabila hewan tersebut melukai pihak ketiga. Namun, asuransi jenis ini umumnya tidak memiliki uang pertanggungan yang besar.
Asuransi adalah bagian penting untuk memastikan tidak ada pengeluaran dalam jumlah yang besar secara mendadak. Untuk itu, pastikan Anda membangun pondasi piramida untuk perencanaan keuangan jangka pendek terlebih dahulu.


