Asuransi Penyakit Kritis: Definisi, Manfaat, Polis Jatuh Tempo

Asuransi Penyakit Kritis- Definisi, Manfaat, Polis Jatuh Tempo

Asuransi penyakit kritis adalah jenis asuransi yang memberikan perlindungan finansial kepada seseorang jika ia didiagnosis menderita penyakit kritis tertentu. Penyakit kritis tersebut biasanya meliputi kanker, serangan jantung, stroke, gagal ginjal, dan beberapa penyakit lainnya yang membutuhkan pengobatan dalam waktu lama.

 

Apa itu asuransi penyakit kritis?

Umumnya semua orang sudah memiliki asuransi kesehatan, sehingga semua biaya perawatan di rumah sakit ditanggung oleh asuransi kesehatan Anda. Akan tetapi, Anda harus membayar pengeluaran lebih besar karena:

  1. Anda tidak bekerja karena menderita penyakit kritis, maka pendapatan berkurang
  2. Pengeluaran bulanan, cicilan rumah dan mobil dan uang sekolah tetap berjalan
  3. Biaya yang timbul akibat perawatan penyakit kritis seperti perawat, penginapan, perjalanan, popok, nutrisi tambahan

 

Asuransi penyakit kritis memberikan manfaat finansial dalam bentuk pembayaran uang pertanggungan (UP) yang cukup besar ketika seseorang didiagnosis menderita salah satu dari penyakit kritis. Jumlah pembayaran tunai ini dapat digunakan untuk membantu biaya pengobatan, menutupi biaya hidup sehari-hari selama masa pemulihan, membayar hutang atau tagihan, atau bahkan digunakan untuk menambah tabungan darurat.

 

(Baca juga: Asuransi: Definisi, Jenis, Istilah)

Mengapa Anda memerlukan asuransi penyakit kritis?

Menderita penyakit kritis dapat menguras tabungan seseorang dalam waktu yang sangat singkat. Biaya pengobatan yang mahal dan kehilangan pendapatan akibat ketidakmampuan untuk bekerja selama masa pemulihan dapat mengakibatkan tekanan finansial yang besar pada seseorang dan keluarganya. Asuransi penyakit kritis dapat membantu mengurangi beban finansial ini dan memberikan ketenangan pikiran kepada seseorang ketika menghadapi situasi yang sulit.

 

Selain itu, risiko menderita penyakit kritis semakin meningkat dengan bertambahnya usia, gaya hidup yang tidak sehat, dan faktor genetik. Kehadiran asuransi penyakit kritis dapat membantu seseorang merencanakan masa depan keuangan mereka dengan lebih baik dan melindungi diri dan keluarganya dari ketidakpastian yang mungkin terjadi di masa depan.

Dengan memindahkan risiko kepada perusahaan asuransi, Anda dapat tidur dan makan dengan tenang. Saat risiko terjadi, Anda tidak perlu khawatir akan biayanya yang bengkak akibat perawatan penyakit kritis.

 

Siapa yang perlu diberikan asuransi penyakit kritis?

Memprioritaskan asuransi penyakit kritis untuk tulang punggung keluarga adalah langkah bijak dalam mengelola risiko keuangan keluarga. Jika tulang punggung keluarga mengalami penyakit kritis yang menyebabkan ketidakmampuan untuk bekerja, asuransi penyakit kritis dapat membantu memberikan perlindungan keuangan untuk biaya pengobatan, biaya hidup sehari-hari, dan penggantian pendapatan yang hilang. Hal ini dapat membantu mengurangi tekanan finansial yang mungkin timbul selama masa pemulihan dari penyakit kritis tersebut.

 

Namun, posisi ibu rumah tangga dan anak tidak kalah pentingnya untuk diberikan asuransi penyakit kritis. Apabila seorang ibu rumah tangga tidak lagi dapat mengurus rumahnya, maka akan timbul biaya-biaya lainnya. Secara statistik, usia rata-rata seorang wanita hidup lebih tinggi dibandingkan dengan pria. Maka, semakin panjang usia seorang wanita, semakin tinggi risiko terkena penyakit juga. Pada saat usia sudah lanjut, perawatan lanjut usia (lansia) memerlukan biaya yang besar juga. 

 

Anak bukanlah sumber pendapatan sebuah keluarga, jadi untuk apa diberikan asuransi penyakit kritis? Pada usia kanak-kanak, risiko terkena penyakit kritis memang jauh lebih kecil dibandingkan pada orang dewasa. Namun, apabila sang anak terkena penyakit seperti kanker pada anak atau penyakit kawasaki, maka orang tua yang tadinya bekerja harus menemani anak untuk berobat. Maka, terjadi kehilangan pendapatan pada orang tua padahal banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk melanjutkan perawatan ketika anak sakit.

 

Apa yang terjadi jika Anda sudah membeli asuransi penyakit kritis tetapi tidak menderita penyakit kritis?

Ketika memilih asuransi penyakit kritis, sebaiknya Anda membeli asuransi penyakit kritis tradisional yang memberikan jaminan nilai tunai sehingga apabila Anda tetap sehat hingga akhir periode polis, Anda tetap mendapatkan uang tunai sesuai dengan kesepakatan di awal. 

 

Namun, apabila Anda tidak ingin menunggu hingga akhir periode polis, Anda dapat mencairkan nilai tunai Anda setelah usia polis lebih dari 20 tahun. Pada saat polis berusia 20 tahun, maka Anda dapat menarik semua premi yang sudah Anda setorkan dan polis akan tutup. Uang yang Anda cairkan ini juga dapat Anda gunakan sebagai dana pensiun atau modal usaha. Penting untuk diingat apabila Anda menutup polis Anda, maka Anda sudah tidak terproteksi lagi. 

 

Hal penting lainnya adalah ketika Anda membeli asuransi penyakit kritis dalam bentuk asuransi unit link, maka Anda harus tetap membayar seumur hidup masa proteksi agar mendapatkan manfaat proteksi terhadap penyakit kritis. Misalnya Anda memilih proteksi hingga usia 99 tahun, maka Anda harus membayar hingga usia 99 tahun agar mendapatkan proteksi penyakit kritis. Apabila polis jatuh tempo dan Anda tidak menderita penyakit kritis, maka Anda tidak mendapatkan uang pertanggungan.

 

Jika sudah membeli asuransi penyakit kritis, apakah perlu asuransi jiwa?

Asuransi penyakit kritis tradisional juga dapat berfungsi sebagai asuransi jiwa apabila seorang nasabah belum pernah melakukan klaim terhadap penyakit kritis. Sebagai contoh, seorang nasabah yang sudah membeli asuransi penyakit kritis mendadak meninggal, maka uang pertanggungan untuk penyakit kritisnya dapat diberikan kepada ahli waris. Akan tetapi, apabila seorang nasabah sudah menderita salah satu dari penyakit kritis dan melakukan klaim, maka uang pertanggungan sudah dicairkan kepada nasabah dan polis akan ditutup secara otomatis.

Asuransi jiwa menjadi opsi tambahan apabila Anda memiliki perlindungan ekstra untuk keluarga Anda. 

 

Dalam kesimpulannya, asuransi penyakit kritis penting bagi siapa saja yang ingin melindungi diri mereka dan keluarganya dari beban finansial yang besar akibat penyakit kritis yang memerlukan pengobatan mahal dan waktu pemulihan yang lama. Dengan memiliki asuransi penyakit kritis, seseorang dapat merencanakan masa depan keuangannya dengan lebih baik dan mengurangi tekanan finansial ketika menghadapi situasi yang sulit.

Jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi saya untuk berkonsultasi.

 

Bagikan artikelnya

Artikel lainnya