Asuransi adalah Solusi Proteksi Keuangan Anda

Asuransi adalah Solusi Proteksi Keuangan Anda

Semua orang berkata berinvestasilah untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Akan tetapi, asuransi lebih penting daripada investasi, dan tidak banyak orang yang menyarankan untuk membeli asuransi.

Padahal, asuransi juga salah satu bentuk investasi terhadap proteksi keuangan Anda. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, investasi adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan. 

Ketika Anda membeli sebuah produk asuransi, Anda menanamkan uang atau modal ke dalam perusahaan asuransi untuk tujuan memperoleh keuntungan berupa perlindungan keuangan Anda di masa depan. 

Namun, perlu diingat bahwa asuransi bukanlah sebuah metode investasi yang dapat memberikan keuntungan berupa uang yang berlipat ganda. Bergantung pada produk asuransi yang Anda pilih, ada yang dapat memberikan jaminan nilai tunai yang dapat Anda tarik di masa depan, tetapi umumnya tidak memberikan return atau hasil yang besar seperti yang Anda harapkan jika Anda berinvestasi.

Bagaimana asuransi menjadi pondasi proteksi keuangan?

Manusia bisa berencana tentang kehidupannya di masa depan, atau memiliki cita-cita yang ingin dicapai, seperti pensiun pada usia 60 tahun, membeli rumah, atau berjalan-jalan bersama keluarga. Namun, musibah bisa saja datang mengganggu atau menghambat rencana Anda.

Contoh musibah yang dapat menghalangi cita-cita Anda adalah:

  • Meninggal, baik akibat penyakit maupun kecelakaan
  • Menderita penyakit yang berat, yang membuat Anda harus dirawat di rumah sakit yang lama, memerlukan biaya yang besar, dan membuat Anda tidak dapat bekerja lagi
  • Merawat anggota keluarga yang sakit berat, seperti mengantar anak dirawat di rumah sakit, dan Anda tidak dapat bekerja
  • Kehilangan fungsi tubuh, baik akibat penyakit atau pun kecelakaan, yang menyebabkan Anda tidak dapat bekerja lagi

Dengan adanya asuransi, segala risiko yang dapat Anda alami dapat Anda pindahkan kepada perusahaan asuransi, sehingga perusahaan asuransi yang akan menanggung kerugian yang Anda alami.

(Baca juga: Asuransi: Definisi, Jenis dan Istilah)

Sebagai contoh, Anda sudah memiliki asuransi kesehatan, maka ketika Anda sakit dan harus menjalani perawatan lama di rumah sakit yang membutuhkan biaya yang sangat besar, perusahaan asuransi dapat menanggung tagihan rumah sakit. Dengan itu, Anda tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk membayar tagihan yang mahal.

Meskipun asuransi kesehatan menanggung biaya perawatan di rumah sakit, Anda juga masih membeli asuransi penyakit kritis yang digunakan untuk membayar biaya-biaya di luar perawatan rumah sakit, seperti biaya hidup sebagai pengganti penghasilan Anda (karena Anda sudah tidak bekerja), tiket pesawat dan penginapan (jika Anda berobat di luar kota atau luar negeri), biaya non-medis lainnya seperti perawatan di rumah (home care), popok, tabung oksigen di rumah, dan masih banyak lainnya.

Contoh lainnya adalah ketika Anda meninggal dan tidak dapat memberikan pendapatan untuk keluarga yang Anda tinggalkan, maka asuransi jiwa akan mencairkan uang pertanggungan yang sudah disepakati di awal perjanjian kepada keluarga atau ahli waris Anda, sebagai ganti rugi dari pendapatan yang Anda hasilkan apabila Anda masih hidup dan produktif. Anda dapat dengan tenang berpikir bahwa keluarga Anda tidak akan kesulitan secara finansial jika Anda sudah meninggal dunia.

Beberapa orang tua juga membeli asuransi pendidikan untuk memastikan anak-anaknya dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, sehingga apabila sang orang tua meninggal sebelum anak mencapai perguruan tinggi, maka perusahaan asuransi memastikan bahwa sang anak tetap mendapatkan dana pendidikan di saat ia membutuhkannya.

Menurut World Health Organization (WHO), proteksi finansial dicapai ketika pembayaran langsung yang dilakukan untuk mendapatkan layanan kesehatan tidak membuat Anda mengalami kesulitan keuangan dan tidak mengancam standar hidup.

Dengan adanya asuransi, gaya hidup Anda tidak terganggu karena Anda tidak mengalami kerugian dalam bentuk uang yang besar. 

(Baca juga: Piramida Perencanaan Keuangan)

Mengapa penting untuk membeli asuransi sebelum berinvestasi?

Seperti yang dijelaskan pada artikel mengenai piramida perencanaan keuangan, agar Anda dapat menyisihkan uang untuk berinvestasi, Anda harus membangun pondasi keuangan terlebih dahulu.

Pondasi keuangan dibangun dengan tujuan memberikan proteksi terhadap aset Anda, sehingga apabila terjadi kejadian yang tidak terencana, aset Anda tetap utuh. Apabila Anda berinvestasi sebelum membeli asuransi, maka saat terjadi musibah, Anda harus membayar kerugian yang Anda alami dengan uang yang Anda miliki. Apabila ternyata masih tidak cukup, maka Anda harus menjual aset atau mencairkan investasi Anda juga.

Jika ternyata masih tidak cukup juga, apakah Anda harus menggalang dana untuk membayar tagihan-tagihan rumah sakit Anda?

Bagaimana mengatasi musibah seperti ini sejak awal? 

Membeli produk asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan menjadi dasar kebutuhan asuransi bagi setiap orang. Sisihkan anggaran setiap bulannya untuk mendapatkan ketenangan pikiran, artinya pada saat Anda jatuh sakit, Anda dapat berfokus pada penyembuhan, dan tidak usah mengkhawatirkan tagihan rumah sakit.

Membeli produk asuransi jiwa

Ketika seorang pencari nafkah meninggal, keluarganya yang menjadi ahli waris akan mendapatkan uang pertanggungan yang telah disepakati. Produk asuransi jiwa tradisional memberikan solusi bagi Anda dengan membayarkan hanya 10-20% dari uang pertanggungan yang Anda inginkan selama 5/10/15 tahun, tergantung pada usia, jenis kelamin dan kondisi kesehatan Anda.

Apabila seorang nasabah belum lunas membayar premi dan meninggal di tengah perjalanan, maka uang pertanggungan akan tetap diberikan kepada ahli warisnya. 

Membeli proteksi sakit kritis

Asuransi penyakit kritis umumnya digunakan untuk menggantikan pendapatan Anda jika Anda menderita penyakit kritis, serta untuk menutupi biaya pengeluaran lainnya seperti perawat di rumah, biaya penginapan keluarga bila harus berobat di luar kota atau luar negeri, serta memastikan keluarganya memiliki uang untuk pengeluaran sehari-hari hingga waktu tertentu.

Biaya asuransi penyakit kritis hanya sebesar 20-30% dari uang pertanggungan yang Anda inginkan, tergantung pada usia, jenis kelamin dan kondisi kesehatan Anda pada saat pengajuan. Pembayaran premi juga dapat dicicil selama 5/10/15 tahun, dan apabila seorang nasabah belum lunas membayar premi kemudian menderita salah satu dari penyakit ini, maka uang pertanggungan akan tetap cair (setelah melewati masa tunggu 90 hari).

Jika hingga usia 88 tahun Anda tidak menderita salah satu dari penyakit kritis tersebut, maka uang pertanggungan akan diberikan kepada Anda sebesar 100%. Menariknya lagi, setelah 20 tahun Anda membuka polis, nilai tunai terus bertambah dan dapat Anda tarik sebagai uang pensiun. 

Membeli asuransi pendidikan

Biaya kuliah di perguruan tinggi meningkat setiap tahunnya, bagaimana cara Anda memastikan anak Anda dapat masuk ke perguruan tinggi meskipun Anda sudah tidak ada? Dengan membeli produk asuransi pendidikan, perusahaan asuransi akan mencairkan uang kuliah yang sudah disepakati di awal Anda membeli polis. 

Jadi, dapat disimpulkan bahwa asuransi dapat memproteksi aset Anda di saat kejadian tidak diinginkan melanda. Maka dari itu, penting untuk memiliki proteksi finansial agar Anda tidak perlu mengeluarkan biaya tidak terduga akibat musibah, dan memiliki cadangan finansial ketika Anda terkena musibah. Karena musibah ini di luar rencana dan kendali manusia, jangan sampai mengganggu cash flow Anda. 

Ingat, saya tekankan sekali lagi bahwa asuransi bertujuan untuk memberikan pelindungan keuangan, dan bukan memberikan keuntungan berupa uang. Hal ini seringkali membuat orang bingung dengan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit link, dimana di dalam produk asuransi yang Anda beli terdapat porsi investasi yang dapat meningkat atau menurun. Cek artikel mengenai asuransi unit link.


Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar asuransi atau perencanaan keuangan, silakan hubungi saya.

 

Bagikan artikelnya

Artikel lainnya